Fokus

Rp30 M & US$5 Juta Mengalir ke Kongres PD

Uang berasal dari perusahaan, anak perusahaan, dan rekanan Permai Group.

Rabu, 25 Januari 2012, 16:18 WIB
Arry Anggadha, Dedy Priatmojo
Anas Urbaningrum dan Nazaruddin di Kongres Partai Demokrat (Flickr)

VIVAnews - Mantan anak buah Muhammad Nazaruddin, Yulianis, mengungkapkan aliran dana ke Kongres Partai Demokrat di Bandung pada 2010. Yulianis mengatakan uang yang diantarkan mencapai miliaran rupiah.

"Saya hanya memberikan ke staf ahli Nazar. Mereka bilang hanya untuk uang kongres," kata Yulianis saat bersaksi di pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu 25 Januari 2012. Yulianis tengah bersaksi untuk terdakwa Nazaruddin.

Menurut Yulianis, saat itu ada tiga mobil dan satu mobil polisi ikut menghantarkan uang Rp30 miliar, US$2 juta dan US$3 juta. Sedangkan untuk uang ditaruh di mobil boks yang dikawal mobil Fortuner, Xtrail, dan satu mobil polisi. "Ditaruh di Hotel Aston lantai 9, untuk biaya kongres," ujarnya.

Yulianis menjelaskan uang Rp30 miliar berasal dari PT  Permai Grup, US$2 juta berasal dari sumbangan perusahaan di bawah naungan Permai Grup. Sedangkan yang US$3 juta diperoleh dari sumbangan-sumbangan perusahaan rekanan Permai Grup.

"Saya diperintah Pak Nazar untuk menerima semua uang sumbangan. Adapun pencatatan (keuangan) soal kongres harus manual, tidak boleh komputer," terangnya. Kongres itu akhirnya dimenangkan oleh Anas Urbaningrum yang terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat. (eh)

 

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
komisitiga
27/01/2012
Isu Korupsi yg melibatkan Mac Sopacua tahun 2007 tentang pengadaan rongent Portable departemen kesehatan gak pernah di singgung, sedangkan sekjen depkes Syafii mehammad sedah lama di bui. Belum lagi kasus Jhony Allen Marbun. GAK LAMA LAGI KASUSNYA HILANG
Balas   • Laporkan
item_angus
26/01/2012
nyanyiannya semakin merdu dan membuai....Lanjutkan !
Balas   • Laporkan
Yesssss...makin terungkap sedikit2 KEBUSUKAN Partai Demokrat!
Balas   • Laporkan
dhhary00
25/01/2012
Koplakkk.....
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ