Fokus
Menteri BUMN:

Sepeda Motor Jadi Cara Perpindahan Kelas

Pesatnya pertumbuhan sepeda motor menandakan cara kelas bawah agar bebas dari kemiskinan.

Rabu, 18 Januari 2012, 12:51 WIB
Antique, Iwan Kurniawan
Dahlan Iskan saat berkunjung ke redaksi VIVAnews (VIVANews/Nurcholios Anhari Lubis)

VIVAnews - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menilai pesatnya pertumbuhan sepeda motor di Indonesia menunjukkan cara kelas menengah ke bawah agar terbebas dari lingkaran setan kemiskinan.

"Jangan remehkan revolusi sepeda motor. Revolusi motor ini salah satu indikasi bahwa gelombang perpindahan dari kelas bawah menuju kelas menengah terjadi dalam skala maksimal," kata Dahlan dalam Financial Lecturer di Jakarta, Rabu 18 Januari 2012.

Dahlan menuturkan, golongan kelas bawah umumnya tidak bisa keluar dari lingkaran setan kemiskinan, karena sebagian besar pendapatannya digunakan untuk biaya transportasi, sehingga tidak bisa memperbaiki hidupnya.

Dia menambahkan, sepeda motor dipilih masyarakat golongan kelas bawah sebagai alat transportasi yang murah dan cepat. Ketika ada sepeda motor yang dapat dibeli secara kredit, cicilan per bulan motor sama dengan biaya transportasi umum.

"Pengeluaran per bulan sama, tetapi pada tiga tahun kemudian, motornya jadi miliknya. Sedangkan kalau dia menggunakan transportasi umum, maka akan terbelit lingkaran setan seumur hidup," kata Dahlan.

Dahlan melanjutkan, dengan sepeda motor maka dapat menghemat biaya transportasi. Misalnya di pagi hari, biaya transportasi anak bisa dihemat dengan mengantar langsung, sedangkan siangnya digunakan kerja, dan sore digunakan untuk silaturahmi. "Ajaran agama kan banyak silaturahmi banyak rezeki," ujarnya sambil tertawa.

Jika dahulu golongan bawah tersisih dengan golongan atas akibat tidak mempunyai mobilitas, kata Dahlan, dengan sepeda motor maka ini merupakan momentum golongan bawah untuk memiliki mobilitas cepat.

"Keberadaan sepeda motor ini diperlukan. Tolong kepada pemilik mobil jangan menyumpahi sepeda motor. Karena dia itu lagi menikmati kemerdekaan ke luar dari jeratan setan dan menemukan sarana sama cepat serta hebat dengan golongan menengah atas," tuturnya. (art)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
itu mah klo dikota pak, klo di desa mah beda urusanya...
Balas   • Laporkan
apa_aja
18/01/2012
yg celaka juga byk ya pak? krn sebetulnya motor bukan alat transportasi yg aman.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau