Fokus

Demokrat: Tak Ada Bukti, Tak Bisa Dipercaya

Partai Demokrat tidak akan memanggil Anas Urbaningrum dan Angelina Sondakh.

Senin, 16 Januari 2012, 15:49 WIB
Anggi Kusumadewi, Nila Chrisna Yulika, Dedy Priatmojo
Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tipikor (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews – Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik mengatakan, pihaknya tidak mempercayai ucapan Nazaruddin sebelum ada bukti. Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor hari ini, Nazaruddin menyatakan, ‘ketua besar’ adalah Anas Urbaningrum.

“Soal urusan Pak Nazar, biarkan hukum berjalan. Dia kan sedang diperiksa. Nanti kalau dia punya bukti, akan dia keluarkan buktinya. Kalau tak ada bukti, tak bisa dipercaya,” kata Jero Wacik di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin 16 Januari 2012.

Jero juga menegaskan, Dewan Kehormatan Partai Demokrat tidak akan memanggil Anas dan Angelina Sondakh sebelum ada bukti. Nama Angie juga disebut-sebut oleh saksi Mindo Rosalina Manulang di persidangan Nazaruddin.

Nggak bisa gitu. Belum ada bukti, ya nggak bisa dong (dipanggil). (Masa) ada apa-apa terus manggil,” ujar Jero Wacik.

Tuding Angie

Rosa dalam kesaksiannya di persidangan Nazaruddin mengatakan, politisi Demokrat Angelina Sondakh telah menerima sejumlah uang terkait proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games Palembang. “Ibu (Angelina) sudah menerima, karena dia sudah tidak kontak-kontak saya lagi,” ujar Rosa.

“Waktu itu kantor mengeluarkan Rp10 miliar. Sebanyak Rp5 miliar untuk Angie, Rp5 miliar sisanya saya tidak tahu Yang Mulia. Sebab kalau tidak (diberi uang), susah turun anggaran,” kata Rosa yang juga mantan anak buah Nazaruddin di PT Anak Negeri.

Rosa mengatakan, uang yang diserahkan kepada Angie adalah sebagai uang muka anggaran proyek. “Saya tanya sama Bu Angie, ‘Bu ini untuk apa ya?’ Terus Bu Angie bilang, ‘Biasa, untuk pimpinan-pimpinan kita di Banggar',” ujar Rosa menirukan ucapan Angie.

Angie langsung membantah ucapan Rosa itu. Menurutnya, dia tidak pernah bicara soal itu dengan Rosa. “Membicarakan itu saja tidak pernah, membicarakan dengan Nazar apalagi Mbak Rosa. Urusannya nyalon saja, lalu ke butik. Pak Nazar juga nggak pernah. Tiba-tiba saya dibilang terima,” ujar Angie.

Ia mengaku merasa dirinya dizalimi karena namanya disebut-sebut dalam pengadilan kasus dugaan korupsi pembangunan Wisma Atlet SEA Games. “Saya sudah cukup dizalimi. Saya nanti di pengadilan ingin tahu apa pernah mereka bicara. Soal Kemenpora tidak pernah, membicarakan tidak pernah, lillahi ta'ala saya,” kata Angie. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
anggiv
17/01/2012
Sudah jelas fakta di persidangan, apa lagi yang perlu ditutup2i Jika sudah soal Demokrat (partai penguasa), maka KPK mandul..:( Hmm...negeri para koruptor!!
Balas   • Laporkan
komisitiga
17/01/2012
Saya prihatin pd Partai DEMOKRAT. Seorang JERO WACIK masih mengeluarkan statement seperti gitu. Satu kaki di partai & satunya lagi di pemerintahan. Apa perlu semua petinggi Demokrat belain si ANAS ? AnGIE. begana dan Koruptor laemnya di Demokrat
Balas   • Laporkan
iron maiden
16/01/2012
lebih baik semua pembaca yg jengkel dgn silat lidah para koruptor segera mengumpulkan iuran sewa pembunuh bayaran utk mengeksekusi satu persatu pengkhianat rakyat ini, kalau ada 1 juta yg mau transfer min 10ribu maka ada uang 10 milyar yg cukup utk itu
Balas   • Laporkan
aldidjalal
16/01/2012
bukti yaa om jero ???. dr transkrip BBM, istri si Anas ada dikorporasi, uang dibawa pake mobil box ke bandung ( sopir dan kurir bersaksi di metro tv ).. gini aja klo memang bersih berarti si Anas " MALAIKAT ", si Angie " MALAIKAT" puas om Jero ???
Balas   • Laporkan
rudy69
16/01/2012
MALING TERIAK MALING,KLO SDH BERANI DEMI ALLAH,RASAKAN AZAB ALLAH AKAN MENIMPA KALIAN WAHAI MALING MALING UANG RAKYAT....
Balas   • Laporkan
Kunroji Wijaya
16/01/2012
Ayo Demokrat, bebaskan partai ini dari para koruptor,jika tidak saya yakin partai ini akan jadi partai gurem dipemilu 2014.
Balas   • Laporkan
koberkobere
16/01/2012
Membicarakan itu saja tidak pernah, membicarakan dengan Nazar apalagi Mbak Rosa. Urusannya nyalon saja, lalu ke butik......" ah masak iyaaaak....?
Balas   • Laporkan
rudy69 | 16/01/2012 | Laporkan
kloa yang dipake nyalon sama ngebutik uang hasil rampokan gmn jd nya yaaaa??????? ckckckckckckck ,mba angie brani krn di backup seluruh petinggi PD,makanya bisa ketawa ketiwi skr,dl waktu kasusnya baru muncul bukannya ketar ketir dia........
princessjava
16/01/2012
Ketika hukum manusia tak mampu mengungkap mana yg benar, mana yg salah dan mereka yg salah tidak mau mengakui kesalahan malah mencampuradukkan kebenaran dan kebatilan.maka hukum Tuhan yang pasti akan berlaku berupa adzab di dunia dan adzab di akhirat
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ